Proyek pembangunan kabel bawah laut baru yang menghubungkan Asia dan dunia memiliki dampak signifikan pada industri otomotif, terutama untuk mobil berkonektivitas tinggi dan autonomous driving. Kabel-kabel ini meningkatkan kecepatan transfer data dan mengurangi latency.
Konektivitas yang cepat dan andal sangat penting bagi mobil otonom yang membutuhkan transfer data real-time ke cloud untuk pembaruan peta dan pemrosesan AI. Latency yang rendah yang disediakan oleh kabel baru ini akan meningkatkan keselamatan dan kinerja mobil pintar.
Asia, dengan pusat data utama di Singapura dan Indonesia, menjadi hub penting dalam jaringan kabel global. Hal ini memungkinkan pabrikan mobil di Asia untuk melakukan pembaruan perangkat lunak Over-the-Air (OTA) secara cepat dan efisien ke armada mereka di seluruh dunia.
Investasi pada infrastruktur backbone ini menunjukkan komitmen Asia untuk memimpin di era digital dan Smart Mobility. Stabilitas dan kecepatan jaringan data adalah prasyarat dasar untuk semua inovasi otomotif digital.
Proyek kabel bawah laut baru meningkatkan kecepatan data dan mengurangi latency, yang sangat penting untuk mobil otonom yang membutuhkan transfer data real-time ke cloud dan pembaruan OTA global.

